You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Grudo
Desa Grudo

Kec. Ngawi, Kab. Ngawi, Provinsi Jawa Timur

SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA GRUDO KECAMATAN NGAWI KABUPATEN NGAWI KRITIK DAN SARAN BISA DISAMPAIKAN PADA BAGIAN BAWAH POST BERITA

Tape Ketan, Makanan Khas Masyarakat Jawa Saat Lebaran

Administrator 19 April 2023 Dibaca 29.512 Kali
Tape Ketan, Makanan Khas Masyarakat Jawa Saat Lebaran

Tape ketan merupakan makanan tradisional yang sangat populer di masyarakat Jawa. Biasanya, makanan ini disajikan sebagai hidangan spesial pada saat Lebaran atau saat-saat tertentu seperti upacara adat, hajatan, dan acara keagamaan lainnya. Makanan ini terbuat dari beras ketan yang difermentasi dan memiliki rasa yang manis dan lengket.

Banyak orang yang menganggap tape ketan sebagai makanan yang sulit dibuat. Namun sebenarnya, cara membuat tape ketan cukup sederhana dan bisa dilakukan di rumah. Berikut ini adalah resep sederhana untuk membuat tape ketan:

Bahan-bahan:

500 gram beras ketan

Air secukupnya

1 sendok makan ragi tape

Gula pasir secukupnya

Cara membuat:

Cuci beras ketan hingga bersih, lalu rendam dalam air selama 6-8 jam.

Tiriskan beras ketan dan kukus hingga matang.

Setelah matang, pindahkan beras ketan ke dalam wadah yang bersih dan biarkan dingin selama beberapa saat.

Setelah beras ketan dingin, tambahkan ragi tape dan gula pasir secukupnya. Aduk rata.

Tutup wadah dengan kain bersih atau plastik wrap dan simpan di tempat yang hangat selama 2-3 hari atau hingga tape ketan terfermentasi dengan baik. Jangan lupa untuk mencampur adonan setiap 12 jam sekali agar fermentasi merata.

Setelah 2-3 hari, tape ketan siap disajikan.

Menurut beberapa ahli kuliner, tape ketan memiliki manfaat kesehatan yang cukup besar bagi tubuh manusia. Makanan ini mengandung banyak bakteri baik yang mampu membantu sistem pencernaan manusia. Selain itu, tape ketan juga mengandung banyak vitamin B kompleks, yang penting untuk kesehatan saraf dan sirkulasi darah.

Makanan tradisional seperti tape ketan perlu dijaga kelestariannya agar tidak hilang begitu saja. Oleh karena itu, kita perlu terus melestarikan dan mengembangkan budaya kuliner yang sudah ada, termasuk tape ketan. Mari kita coba membuat tape ketan di rumah dan menyajikannya sebagai hidangan istimewa pada saat-saat tertentu, seperti Lebaran. Selamat mencoba!

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2023 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 3.240.658.904,14 Rp 3.240.870.209,00
99.99%
Belanja
Rp 3.279.702.992,00 Rp 3.310.503.809,00
99.07%
Pembiayaan
Rp 96.223.112,14 Rp 115.217.227,08
83.51%

APBDes 2023 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp 372.376.000,00 Rp 372.376.000,00
100%
Dana Desa
Rp 1.003.500.000,00 Rp 1.003.500.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 173.677.209,00 Rp 173.677.209,00
100%
Alokasi Dana Desa
Rp 713.894.416,00 Rp 717.017.000,00
99.56%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 774.300.000,00 Rp 774.300.000,00
100%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 202.911.279,14 Rp 200.000.000,00
101.46%

APBDes 2023 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.223.865.392,00 Rp 1.247.566.209,00
98.1%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 1.825.635.600,00 Rp 1.825.635.600,00
100%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 54.402.000,00 Rp 54.402.000,00
100%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 21.000.000,00 Rp 24.500.000,00
85.71%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 154.800.000,00 Rp 158.400.000,00
97.73%